• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kabar

Ustaz Abu Nasir: Islam Berkemajuan Kunci Membangun Peradaban di Era Digital

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
7 bulan yang lalu
in Kabar, Kajian
0
Foto: Pemkot Pasuruan

Foto: Pemkot Pasuruan

12
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pasuruan, Ustaz Abu Nasir, menekankan bahwa Muhammadiyah telah bergerak melampaui perdebatan masalah-masalah ibadah dan kini fokus pada pembangunan peradaban. Hal ini disampaikan dalam acara Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan Bidang Keagamaan oleh Bakesbangpol Kota Pasuruan di Aula PDM Kota Pasuruan, Kamis (28/8/2025).

Menurut Ustaz Abu Nasir, Islam harus dipahami dengan tiga pendekatan epistemologis:

  • Bayaniyah: Memahami ajaran dari teks-teks Al-Quran dan Hadis.
  • Burhaniyah: Menggunakan akal dan nalar untuk menafsirkan teks.
  • Irfaniyah: Mengambil hikmah dan kearifan dari ajaran tersebut.

“Teks-teks Al-Quran dan hadis tidak serta merta diserap begitu saja,” ujarnya, “ada konteks yang harus dipahami untuk mengambil makna secara arif.”

Sinergi dengan NU dan Komitmen Kebangsaan

Ustaz Abu Nasir menyoroti sinergi yang kini terjalin antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), yang ia sebut sebagai “dua sayap garuda” yang harus bersama-sama membangun persatuan dan kemandirian bangsa. Ia menyebut bahwa di tingkat pusat, kedua pimpinan ormas telah sepakat untuk membangun monumen persatuan, dan ia berharap hal ini dapat terwujud hingga ke tingkat daerah.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Ia juga menjelaskan konsep Darul Ahdi Masyaadah, yang berarti rumah kesepakatan dan persaksian. Konsep ini menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk menjadikan NKRI sebagai satu-satunya “rumah” tempat berkarya dan mengabdi. Sebagai bentuk persaksian, Muhammadiyah terus menghasilkan amal usaha di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga sosial.

“Muhammadiyah sudah selesai dengan urusan ibadah,” tegasnya. Ia menyatakan bahwa urusan ibadah adalah ranah pribadi antara hamba dan Tuhan, sementara urusan antar-manusia adalah hal yang harus dibangun bersama. “Buat apa kita sibuk dengan ibadah, tapi sama tetangga tidak menyapa,” imbuhnya.

Pentingnya Membangun Mindset di Era AI

Ustaz Abu Nasir juga menyoroti tantangan besar di era digital, di mana doktrin-doktrin agama digugat oleh anak-anak muda. Ia menekankan bahwa kini tugas utama adalah menyiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan, yang ia sebut “era ChatGPT dan AI.”

Ia berpendapat bahwa pondok pesantren dan madrasah harus beradaptasi. Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini bukanlah doktrin semata, tetapi stimulasi kognisi, sensori, motorik, dan sosial agar anak-anak mampu menjadi pribadi yang utuh.

“PR besar bagi kita sekarang adalah bukan bagaimana kita ini menjadikan agama sebagai dasar hidup, karena itu sudah selesai. Tetapi urusan-urusan yang berkaitan dengan peradaban umat, membangun anak-anak bangsa menjadi anak-anak yang siap hidup di masa kini dan masa depan,” pungkasnya. Ia berpesan agar warga Muhammadiyah fokus pada karya dan amal usaha, alih-alih terpecah oleh isu-isu yang tidak produktif.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyahPemerintah Kota Pasuruan
Share5Tweet3Share1
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post
Foto: Pemkot Pasuruan

Wali Kota Pasuruan Soroti Ancaman Post-Truth dan Masalah Sosial, Ajak Ormas Jaga Persatuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan