• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Kajian

Refleksi Kemerdekaan dalam Khazanah Islam: Kajian Rutin Ahad Subuh Bersama Ustaz Bayu Prastiyo

Firnas Muttaqin oleh Firnas Muttaqin
7 bulan yang lalu
in Kajian, Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Dalam suasana peringatan kemerdekaan, Masjid Al-Ukhuwah di Jl. Sekarsono V Kopas, Pasuruan, menggelar kajian rutin Ahad Subuh dengan tema yang relevan dan mendalam: “Muhasabah Kemerdekaan sebagai Seorang Muslim”. Kajian ini disampaikan oleh Ustaz Bayu Prastiyo, S.Pd., pada Ahad, 17 Agustus 2025.

Ustaz Bayu Prastiyo mengajak para jamaah untuk tidak hanya merayakan kemerdekaan sebagai momentum historis, tetapi juga sebagai momen untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri.

Konsep muhasabah, yang berarti introspeksi atau melakukan evaluasi terhadap diri sendiri, dapat ditemukan dalam beberapa tempat dalam Al-Qur’an. Salah satu ayat yang sering dikaitkan dengan muhasabah adalah:

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan (muhasabah) apa yang telah ia persiapkan untuk hari esok.” (Q.S. Al-Hasyr: 18)

Ayat ini mendorong setiap individu untuk mengevaluasi perbuatan dan amal yang telah dilakukan, sebagai persiapan untuk kehidupan setelah mati. Mukjizat dalam muhasabah ini adalah mendorong umat Muslim untuk selalu introspeksi dan memperbaiki diri.

Related Post

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Gelar Salat Idulfitri di Enam Titik, GOR Dipadati Ratusan Jamaah

20 Maret 2026

Ustadz Bayu menekankan bahwa konsep kemerdekaan bagi seorang Muslim memiliki makna yang jauh lebih luas dan fundamental, yaitu terbebas dari perbudakan selain kepada Allah SWT.

Tiga Dimensi Kemerdekaan Menurut Islam

Dalam ceramahnya, Ustaz Bayu Prastiyo mengupas tiga dimensi kemerdekaan yang seharusnya menjadi fokus seorang Muslim:

  1. Kemerdekaan Spiritual: Membebaskan diri dari syirik dan ketergantungan pada hal-hal duniawi. Kemerdekaan sejati adalah ketika hati hanya tunduk dan bergantung kepada Allah. Dengan demikian, seorang Muslim tidak akan takut kehilangan jabatan, harta, atau popularitas, karena segala sesuatu hanyalah titipan dari-Nya.
  2. Kemerdekaan Akal dan Pikiran: Terbebas dari belenggu takhayul, khurafat, dan pemahaman yang keliru terhadap ajaran agama. Islam mendorong umatnya untuk menggunakan akal secara maksimal dalam mencari ilmu dan kebenaran, sebagaimana yang dicontohkan oleh para ulama terdahulu.
  3. Kemerdekaan dari Hawa Nafsu: Perjuangan terberat seorang Muslim adalah melawan hawa nafsunya sendiri. Kemerdekaan sejati adalah ketika seseorang mampu mengendalikan hawa nafsunya untuk selalu berada di jalan yang benar, menjauhi maksiat, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Kemerdekaan sebagai Amanah

Lebih lanjut, Ustaz Bayu Prastiyo mengingatkan bahwa kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia adalah sebuah amanah besar. Sebagai seorang Muslim, kemerdekaan harus diisi dengan amal saleh, kontribusi positif bagi masyarakat, serta penguatan iman dan takwa.

Kajian ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh rakyat Indonesia dapat mengisi kemerdekaan dengan penuh berkah dan tanggung jawab, serta selalu berada dalam naungan rida Allah SWT. Kajian rutin ini berhasil memberikan perspektif baru bagi para jamaah, mengubah perayaan kemerdekaan menjadi momentum spiritual yang penuh makna.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: dakwahislammuhammadiyah
ShareTweetShare
Firnas Muttaqin

Firnas Muttaqin

Related Posts

Kabar

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

oleh Muslim Notonegoro
20 Maret 2026
Kabar

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

oleh Firnas Muttaqin
20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.
Kabar

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

oleh Marjoko
20 Maret 2026
Next Post

Konsep Kebebasan dalam Islam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Muhammadiyah Kota Pasuruan Siapkan 6 Titik Sholat Idul Fitri 1447 Hijriyah, Ini Daftar Lengkapnya

12 Maret 2026 - Updated On 13 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan