• Kabar
  • Fakta Islam
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Unik

Topik Populer

  • Palestina
  • Dakwah
  • Perang Dagang

Ikuti kami

  • 12.8k Fans
  • 1.3k Followers
  • 2.4k Followers
  • 7.1k Subscribers
Pasmu
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
KONTRIBUSI
ArtMagz
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah
Home Opini

Rakyat Nepal Gulingkan Presidennya, Ternyata Ini Pemicunya

Marjoko oleh Marjoko
6 bulan yang lalu
in Opini
0
2
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
[post-views]

Nepal, Gelombang demonstrasi besar-besaran melanda Nepal, dipicu oleh kemarahan rakyat terhadap praktik korupsi dan nepotisme yang merajalela di kalangan pejabat pemerintah. Aksi protes yang berujung tragis dengan penembakan oleh aparat keamanan ini telah menewaskan sedikitnya 19 orang demonstran dan memicu pengunduran diri Perdana Menteri dan Presiden Nepal.

Akar kemarahan publik berawal dari viralnya di media sosial aksi pejabat Nepal yang memamerkan kekayaan dan gaya hidup mewah (flexing), yang diduga kuat berasal dari uang hasil korupsi. Bukannya transparan, pemerintah justru merespons dengan membatasi akses informasi dengan memblokir sejumlah platform media sosial, termasuk WhatsApp, Instagram, dan YouTube. Langkah ini bukannya meredam, malah semakin menyulut amarah warga.

Uniknya, gerakan protes di Nepal disebut-sebut terinspirasi oleh demonstrasi serupa yang pernah terjadi di Indonesia. Para demonstran pun mengadopsi simbol-simbol perlawanan yang populer, salah satunya dengan membawa bendera dari manga dan anime Jepang terkenal, One Piece, yang kerap mengusung tema perlawanan terhadap tirani dan perjuangan untuk keadilan.

Tuntutan massa jelas, mengakhiri praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang telah menggerogoti negara. Namun, eskalasi terjadi ketika aparat kepolisian melakukan tindakan kekerasan dengan menembaki massa demonstran. Insiden penembakan itu menewaskan 19 orang dan memicu kemarahan yang lebih luas.

Related Post

Waspada! Provokator Gentayangan di Tengah Demo

2 September 2025

Mengoreksi Pejabat Bukan dengan Menjarah Rumahnya

1 September 2025

Jangan Remehkan Kekuatan Rakyat: Pelajaran dari Louis XVI dan Tsar Nikolai II

1 September 2025

Provokator di Balik Layar: Siapa Sesungguhnya Penjahatnya?

1 September 2025

Amukan massa tidak terbendung. Sebagai bentuk protes atas kematian para demonstran, rakyat membakar Gedung Parlemen dan sejumlah rumah milik pejabat. Nepal pun dilanda krisis politik terberat dalam beberapa tahun terakhir.

Tekanan rakyat yang begitu besar akhirnya berujung pada keputusan Perdana Menteri dan Presiden Nepal untuk mengundurkan diri. Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa dalam sebuah demokrasi, kedaulatan tertinggi sebenarnya berada di tangan rakyat. Kekuasaan yang abai terhadap suara dan penderitaan rakyat pada akhirnya akan tumbang oleh kekuatan rakyat itu sendiri.

Saat ini, Nepal berada dalam kondisi genting menanti kelanjutan proses transisi kekuasaan. Dunia internasional mengawasi dengan cermat, berharap krisis di Nepal dapat diselesaikan secara damai dan demokratis tanpa lagi menelan korban jiwa.

Donation

Buy author a coffee

Donate
Topik: anarkisdemonepal
Share1Tweet1Share
Marjoko

Marjoko

Seorang pecinta tulisan, pengulik desain grafis, and Good Daddy in every universe.

Related Posts

Opini

Waspada! Provokator Gentayangan di Tengah Demo

oleh Marjoko
2 September 2025
Opini

Mengoreksi Pejabat Bukan dengan Menjarah Rumahnya

oleh Marjoko
1 September 2025
Opini

Jangan Remehkan Kekuatan Rakyat: Pelajaran dari Louis XVI dan Tsar Nikolai II

oleh Marjoko
1 September 2025
Next Post

Tapak Suci Pasuruan Bangun Mental Juara Lewat Sparing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Berita Duka: Ustaz Saiful Hadi Wafat, PDM Kota Pasuruan Kehilangan Sosok Teladan Dakwah

20 Februari 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 menjadi penegas presisi hisab KHGT sekaligus simbol kuat arah baru persatuan kalender umat Islam dunia.

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026: Validasi Astronomis KHGT dan Momentum Menuju Kesatuan Umat

3 Maret 2026
Menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan, Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan menyelenggarakan kajian i’tikaf di lima masjid yang tersebar di Kota Pasuruan.

Majelis Tabligh PDM Kota Pasuruan Gelar Rangkaian Kajian I’tikaf Ramadhan

6 Maret 2026
Menuju 2029, Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan resmi bersinergi kawal demokrasi bersih dan berintegritas.

Langkah Besar Menuju 2029: Bawaslu dan Muhammadiyah Kota Pasuruan Teken MoU Strategis

3 Maret 2026

Ustaz Miftakhul Jannah Mengajak Menjadi Manusia Bertakwa Pasca Ramadhan

20 Maret 2026

Momentum Idul Fitri 1447 H, Jamaah di Lapangan SLB Wironini Diajak Jaga “Ritme” Ibadah Pasca Ramadan

20 Maret 2026
Dosa adalah malware yang merusak sistem fitrah, dan Ramadhan adalah proses reset total atas virus-virus keburukan.

Khutbah Idul Fitri di Halaman Masjid Baiturrahman: Rekonstruksi Jiwa Menuju Fitrah Orisinal

20 Maret 2026
Kita besarkan Allah di tempat ibadah, tapi kita agungkan kekayaan, kekuasaan, dan kedudukan di luar sana.

Ustaz Nurul Humaidi Bongkar Fakta: Banyak Orang Bertakbir di Masjid Tapi Takabur di Luar! 

20 Maret 2026

© 2026 PasMu - Media Pencerahan

Navigate Site

  • Home
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

PasMU cerdas

PasMU Cerdas adalah kecerdasan buatan (AI) yang siap membantu kamu menjawab pertanyaan seputar Islam. Tapi perlu diketahui bahwa jawaban yang kami berikan belum tentu 100% benar.

No Result
View All Result
  • Kabar
  • Kajian
  • Opini
  • Sejarah
  • Fakta Islam
  • Khutbah

© 2026 PasMu - Media Pencerahan